Friday, October 20, 2006

2 Minggu Lita ditinggal ibu

Perasaan yg paling berat adalah ketika ibu harus pergi tugas ke Jakarta selama 2 minggu... apalagi Lita ketika itu sedang sakit batuk pilek... Ibu mana yg tega... tapi Ibu harus melakukannya....



Sebelum ibu berangkat, Lita memakai baju polwan yg baru ibu beli...  Posted by Picasa


Beruntungnya ibu karena mBah Putri tetap mendampingi Lita, sehingga ibu bisa tenang meninggalkan Lita. Makasih sekali ya mBah.... Posted by Picasa


Om Eko dan Tante Tia juga sangat membantu dalam mengasuh Lita... Lita bayak belajar dan mengalami perkembangan yg pesat... yang mungkin tidak sempat ibu dan ayah lakukan sehari2... thanks on, tante... Posted by Picasa


Lita juga beruntung punya mBak Tini yg menyayangi Lita sepenuh hati... sampai gak pulang dalam 2 bulan terakhir karena ayah dan ibu bergantian pergi... Makasih mBak Tini... Posted by Picasa


makasih ayah atas dukungannya... terutama ketika Ibu khawatir kr Lita sempat dibawa ke UGD Bethesda karena lendir yg mengganggu pernafasan Lita... ayah selalu menenangkan ibu...Thanks yah Posted by Picasa


Ponakan2 ibu ini yg selalu menghibur ibu ketika ibu ingat akan Lita...:) Posted by Picasa


Sempet ikut merayakan Ulang tahun Bli Tut Widi  Posted by Picasa


Sepulang dr Jakarta, ibu terperangah melihat Lita cepat berkembang...hobi memanjat baby cotnya sehingga terpaksa baby cot harus direnovasi dulu oleh mBah Putri. Lita juga sudah bisa nunjukin kaki kanan-kirinya...  Posted by Picasa

Thursday, October 12, 2006

Lita udah Jalan!

Sebagai seorang ibu, kebahagiaanku adalah ketika anakku sehat dg tumbuh dan kembang yang normal. Gak ada yg lain :)

Tepat hari ini 12 Oktober 2006, di usianya yg ke 13 bulan, Lita sudah bisa berjalan sendiri. Setelah sekitar seminggu siang dan malam Lita berlatih berjalan. Untung Lita punya banyak pelatih yg sabar:) Thanks to Mbah putri, our nany mBak Tini, tante Tia, om Eko, Ayah dan Ibu, yang dengan sabar terus melatih.... jatuh dan bangun sudah biasa, Lita benar-benar ulet belajar.


belajar jalan

Perkembangan terbarunya yang lain adalah Lita sudah bisa menirukan gerakan kita. Ketika Lita makan, Lita duduk di high chairnya dengan boneka gadis kecil ditangannya. Dengan sendok kecil merahnya boneka itu disuapinnya seperti mbak Tini nyuapin Lita.... hakkk...hakk... (katanya sambil nyuapin...hihi). Lita juga udah tau perintah kiss: kiss baby, kiss ayah, kiss ibu. Lita udah bisa nunjukin bagian tubuhnya: mana kaki kanan, kaki kiri, hidung, mata, telinga, perut, pepe dan pipi. Lita juga udah misa mengenal dan mengikuti lagu dan gerakannya: topi saya bundar, dua mata saya, dll. Lita paling lucu klo megal megol pantatnya ketika ada musik. Selain itu Lita juga sudah bisa nyanyi, walaupun gak jelas lagu apa: apa namana...apanamana...apanamana....apanamana.... terus itu kata2nya sambil tepuk tangan. Yang mengagumkan lagi, Lita sudah bisa pegang pulpen dan corat-coret benang bundet di kertas dg gaya menulis... kadang sampai kakinya dicorat coretnya. Lita juga paling suka dengan buku, klo udah di kamar om Eko, rak bukunya diacak2, dan buku2 dibuka2nya. lucunya Lita gak pernah merobeknya... Sepertinya Lita akan jadi anak tomboy. Dapat dilihat klo Lita ditaruh di cot/box nya, dipanjatnya dinding cot yg bentuknya seperti penjara dan terbuat dari kayu.
Perkembangan makannya pun sudah seperti orang dewasa, itu sudah sejak Lita umur 8 bulan. Sampai saat ini blum ada masalah dengan makannya.

Pertumbuhannya juga lumayan pesat. Berat badan Lita sekarang udah 10 kg. Giginya sudah tumbuh 6, 2 dibawah dan 4 di atas, sayangnya antar gigi jarang-jarang hehe...

Tuesday, October 10, 2006


selamat menunaikan ibadah puasa

Tuesday, September 12, 2006

Lita Ultah Pertama

Kata Mbah Putri: "Jangan pernah melewatkan Ulang Tahun yang Pertama..." Alasannya mungkin karena segala yg pertama akan selalu menjadi sejarah. Pertama menikah, pertama dibangun, pertama dicium, pertama.... pertama.... dan pertama....

Untuk itu, seminggu menjelang ulang tahun Lita, mBah sudah mulai belanja segala keperluannya.... bayangkan aja utk 60 undangan anak2... Kenapa bukan ibu yg persiapkan? Maaf sekali ibu sangat sibuk utk persiapan ke Jakarta, sayang... tapi yang pasti ibu dan ayah ikut andil dalam pembuatan tulisan Selamat Ultah lho...:)



Lita dengan ramah menyambut teman2nya datang, berani duduk sendiri lho... Posted by Picasa


Ayah bersama Lita... mau kueeee yah.... hihi... Posted by Picasa


Ibu bersama Lita, tiup lilin yuk sayang... Posted by Picasa


Acara ultah Lita sesi malam,... bersama om2 dan tante2...sempet ganti kostum lagi...gaul juga ya Lita... Posted by Picasa


Senangnya Lita mendapat banyak hadiah dari 55 yang hadir, bayangkan ramenya...:)


buka kadonya bu... thanks to everybody who love me so much.... Posted by Picasa


Sahabat kecil Lita, Vio,berumur 8 bulan, turut hadir menyemarakkan.... Posted by Picasa





Rambut Lita udah panjang tuh... Lita bermain di baby cotnya...


Lita... mana perutnya:)Ini...!! jawab Lita. Posted by Picasa


Tal terasa Lita sudah besar ya.. cantik lagi... muah... Posted by Picasa


Lita berpose centil dengan kacamata nya yg serasi dg baju hadiah dari mBah Putri... Posted by Picasa

Monday, July 31, 2006

Lita is 10 monts old, she got her first teeth!!

After ibu and ayah wait for Ur teeth to grow for such a long time, finally on 9th of July we knew there was a tooth grew on Lita's down-front mouth. And than a week later, Lita's second teeth grew beside of the first one...

We just realize that she's a big girl now. She can play peek a bo, she eats a lot, talking with her language which is none know the meaning, she loves to see and hear Pak Yani's birds singing every morning, she loves to see baby cats plays in front of our house, watching teletubies and dora are her favorite things during her breakfast, and she loves to run with her hands held. That makes us suffering from back pain ha...ha...

One thing that make ibu sad is Ibu have to wean from breastfeed to formula on her 10 months because of my new work. As a research assistant in CHSM(centre for health service management)-UGM I have to leave Lita to out of town for almost 2 weeks. I hope Lita will understand my choice, everything is for our future honey.

But in the other side Lita drinks a lot of milk and only wake up once at night. I realise that after I got work, my quantity and quality of breastmilk is getting lower, so maybe this is the best way for Lita.

Lita already recognises the close relative like ayah, ibu, mBak Tini, Mbah, mBak Tia, mas Eko, mBak Queen, mas Havis etc. She knows where are the keys always hang up, TV, feferigerator, ayah's working room and kitchen.

That's the progress report of Lita's development until now...
We love U Lita....

Ibu

Saturday, May 06, 2006

Lita bertemu keluarga di Jakarta pertama

Sepulang dari Bali, Lita langsung ke Jakarta bersama mbah dan Ibu. Keluarga di Jakarta sudah kangen penasaran buat ketemu Putu Ambalita. Namun sayang ayah Lita gak bisa ikut karena sudah masuk kantor. Beberapa foto berikut sempet diabadikan.


Pertama kali Lita digundul di Bekasi, 11 Mei 2006. Tukang cukur dengan sigap memangkas habis kepala Lita. Ibu gak berani cukurin sendiri nih....
 Posted by Picasa


Lita berpose di atas motor kak Linus... gagah ya... Posted by Picasa


Akhir pekan sempet berkumpul bersama seluruh keluarga. Wah rame banget.... Posted by Picasa


Kak Linus sayang banget ama Lita.... pingin adek cewek Pi... (panggilan buat Papi) Posted by Picasa


Sempet adakan festival menyusui antara ibu dan mek mang :) Posted by Picasa


Sayang sekali ayah gak bisa ikut kumpul... emang ada susahnya punya ayah orang penting hehe....
 Posted by Picasa

Sayang sekali Ibu ama Lita telah melewatkan Ulang tahun ayah.... ehh malah ayah sempet sakit lho... menahan kangen ma ibu kali ye...

Thursday, April 27, 2006

Melaspas Rumah

Hari ini kita melaspas rumah, yaitu upacara untuk melakukan pembersihan dan syukuran agar rumah siap ditempati. Bapak sama Ibu datang dari Bali selama setengah hari (pagi datang, sore sudah balik lagi). Banten disiapkan oleh Ibu Dayu dan upacara dipimpin oleh Pak Wasi Akhir. Upacara berjalan khidmat dan lancar. Semoga rumah baru ini benar-benar menjadi pelabuhan yang tenang bagi keluarga kami.

[foto akan dipajang nanti]


melaspas Posted by Picasa

Thursday, April 20, 2006

Suasana Jogja...

Tanggal 20 April kita sekeluarga bertolak ke Jogja setelah cukup puas liburan di Bali. Penerbangan ke Jogja sekarang murang sekali, harga tiket 148 ribu per orang naik Lion Air. Lebih murah dari naik bus lo...

Seperti legenda, suasana Jogja memang masih bersahabat. Ramai kaki lima menjajakan sajian khas berselera.


Kepulangan ke Jogja kali ini, benar-benar pulang karena memamng pulang ke rumah sendiri. Walaupun kecil mungil dan tidak mewah, rumah ini adalah hasil jerih payah kami. Astungkara, Hyang Widhi.

Monday, April 10, 2006

Otonan

Apa sih otonan itu?
Otonan adalah salah satu "birthday" yang dianut oleh umat Hindu, terutama di Bali saat ini. Perhitungan satu oton sama dengan 210 hari. Ini adalah pertemuan beberapa basis perhitungan waktu yaitu basis lima (panca wara), basis tujuh (sapta wara), dan basis tujuh kali 30 (wuku).

Lita otonan tanggal 10 April 2006 ketika berumur tepat 210 hari. Suasana pagi saat otonan agak muram karena Lita belum keluar dari rumah sakit. Semua orang berharap-harap cemas, khawatir kalau-kalau Lita tidak bisa mengikuti upacara.

Beruntung, dokter yang menangani Lita mengerti situasinya. Dengan mengisi formulir pengeluaran paksa, akhirnya Lita diijinkan pulang sekitar jam 9 pagi, sementara upacara dimulai jam 10 pagi. Lita sebenarnya masih lemah dan belum pulih kondisinya. Waktu pulang dari rumah sakit, Lita masih muntah di mobil :(

Keajaiban terjadi, Lita nampak sehat sampai di rumah dan bisa mengikuti upacara sampai akhir dengan ceria. Hyang Widhi tahu yang terbaik untuk umatnya. [kapan-kapan, fotonya akan dipajang di sini]


injaktanah Posted by Picasa


ninik Posted by Picasa


otonan Posted by Picasa


cengblong Posted by Picasa

Sunday, April 09, 2006

Sakit Pertama

Selama hampir 7 bulan di Sydney sejak lahir, Lita sekalipun belum pernah sakit. Jangankan sakit parah, pilek saja tidak pernah. Jangan heran kalau ayah ibunya bahkan tidak tahu bagaimana cara nyuapi sirup atau obat lainnya.

Sejarah terjadi pada tanggal 9 April 2006. Lita muntah berlebih setiap kali diberi makan dan akhirnya perlu dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat. Suasana seluruh rumah tegang. Kekhawatiran nampak jelas pada wajah setiap orang: ayahnya, ibunya (apalagi), pekak, ninik, pokoknya semuanya. Lita mengalami lemas seluruh tubuh dan tidak bisa bergerak. Satu-satunya tindakan untuk mengatasi adalah dengan infus. Sedih sekali rasanya menyaksikan tubuh kecilnya lemas terkulai dengan selang infus di kakinya.

Keadaan bertambah runyam karena Lita harus menjalani upacara tanggal 10 April 2006. Upacara "ngetelunin" dan "otonan" yang sudah dipersiapkan bahkan sejak 2 bulan sebelumnya. Begitulah, cobaan memang datang kapan saja tanpa permisi tanpa mohon ijin.

Wednesday, April 05, 2006

Nyamuk Nakal

Hal pertama yang paling berkesan selama di Indonesia adalah NYAMUK!!!
Wajahnya Lita digigit nyamuk dan meninggalkan bekas hitam yang merusak kemulusan dan kecantikannya. Kasihan Lita... Mungkin ini terjadi karena Lita tdk cukup imun dengan nyamuk Indonesia yang ganas :)

Saturday, April 01, 2006

Indonesia

Akhirnya sampai di tanah air dengan selamat. Hari ini adalah kali pertama Lita menginjakkan kaki (belum menginjakkan kaki sih, karena belum bisa jalan) di tanah air tercinta: INDONESIA. Sore ini suasana bandara Ngurah Rai, seperti biasa, agak panas dan lembab sehingga mengundang keringat. Lita nampak tidak terlalu terganggu karena baru saja turun hujan sehingga suasana lumayan segar walaupun panas.

Yang menjemput Lita adalah Ninik (Nenek), Bu Iluh dan Om Upik. Ninik nampak sangat tegang menunggu kehadiran cucu kesayangannya he..he..
Singkat cerita, kita meluncur ke kampung di Tabanan dan tentunya semua orang sudah menunggu dengan harap-harap cemas. Gimana sih tampang Lita yang bule itu he..he.. [bule karena lahir di LN katanya he..he..]

Suasana kampung berubah semarak karena hampir semua orang memberi sambutan. Mereka menyapa dengan ramah layaknya orang desa, bertanya tidak henti-henti dan menggendong Lita secara bergantian. Suasanya sangat meriah.... Senang rasanya kembali ke kampung halamanan.