


Oh ya, di Australia, nomor telepon darurat bukan 911 tapi 000. Perlu diingat-ingat oleh siapa saja yang ingin datang ke Australia. Saya nampaknya terlalu banyak nonton film Holywood sehingga tahunya hanya 911 sebagai nomor darurat.
Rumah maya Keluarga Arsana
Rumah bagi Andi (aka: Madé) dan Asti (aka: Ketut) dan Lita untuk berbagi cerita dengan sahabat mereka.
Selamat datang!



Lita pingin pake kacamata kaya ibu... tapi kebalik hehe... paling suka nglepas kacamata ibu klo mau bobo dan taruh dimeja. Aca (kaca) ibu na (mana)... bukak dong...
Klo beli baju harus dua dan sama walau warna bisa beda. Sudah seperti anak kembar memang. Klo gak gitu, kadang Gita nangis mo pake baju kaya dek Lita....
Liat aja dari kepala ampe kaki harus sama. Pake topi, celana kantong dan sandal. Btw, bagi yang sedang overseas, FYI, sekarang enggak yang besar enngak yang kecil sedang musim pake celana kantong seperti yang dipake Lita dan Gita.... So Ibu, Mama dan Mbok adek punya juga dan kembar juga. Yang belum mengikuti mode hanya papa dan nanda hehehe....
Hari ini, seperti hari-hari lain, ada komunikasi keluarga antara Wollongong dan Bekasi :)
Lita sekarang sudah ikut-ikutan mencet-mencet keyboard layaknya chatting dengan teks. Kalau biasanya hanya voice chat dengan webcam, sekarang Lita sudah merebut keyboard dari Ibu atau Bude Komang dan pencet sana sini.
Gambar ini adalah salah satu hasil chatting hari ini sama Lita. Tentu saja tidak bungi karena Lita cuma asal pencet saja he.he...
Oh ya, ditapsari adalah google accout-nya Mbak Komang, Budenya Lita yang tinggal di Bekasi. Selama ini Lita diasuh oleh Budenya kalau Ibu lagi di kantor. Makasih ya Bude Komang atas bantuannya ngasuh Lita. Kalau nggak ada Bude Komang, mungkin cerita keluarga akan berbeda. Terima kasih telah mengambil alih banyak tanggung jawab sehingga banyak hal lain yang bisa diselesaikan di tengah perjuangan keluarga.
Dari kiri ke kanan: ibu, mbak Nelsy (secretary), pak Franky (NPO), pak Servas (NC-Kupang), Petra Heitkamp (TO), ibu Rienarmi (NC-Papua), ibu Sri (NC-Surabaya), mas Erwin (Data Program), dan mbak Candy (ACS Program).
Lita mau ke mana? Ke cekolah kakak nda... :)
Halo Ibu dan Lita di tanah air,
Semoga semua baik-baik saja ya. Lita sudah bisa apa sekarang?
Oh ya, ayah punya cerita bagus nih. Buku Ayah tentang Google sudah terbit lo :) Ternyata tidak sia-sia sering begadang selama ini ya Bu he..he.. Biarpun sekarang ayah jauh, terpisah dengan keluarga dan tidak 'produktif' di satu sisi, tetapi sangat produktif di sisi lainnya he..he..
Buku ini mulai beredar tanggal 10 Mei 2007 dan bisa didapatkan di toko buku terdekat langganan Anda (ceah ada pesan sponsornya nih). Oh ya, buku ini bagus banget lo isinya. Di dalamnya ada tips dan trik menggunakan hampir semua fitur Google. Misalnya, Ibu tahu nggak caranya mencari animasi tentang tsunami dengan sekali klik di Google? Tahu nggak gimana caranya menemukan dokumen pdf tentang kamasutra khusus dari situs universitas di australia? Belum tahu kan! Makanya buku ini penting untuk dimiliki. Kasih tahu teman-temannya ya :)
Oh ya, kalau Lita mau belajar fisika, Google juga bisa menghitung besarnya gaya antara dua benda lo. Dengan mengetikkan G*(12 kg * 10 kg)/20 m^2 maka Google akan menghitung besarnya gaya di antara dua benda masing-masing bermassa 12 dan 10 kg yang terpisah sejauh 20 meter. Canggih nggak? Makanya kasih tahu teman-temannya Lita supaya beli buku ini ya. Nanti kan ayah bisa jadi kaya he.he..he. Kalau ada yang tertrarik, silahkan lihat review dan daftar isi-nya
Ok segitu dulu info kali ini, ayah akan kabari lagi kalau sudah ada buku baru lagi ya. Sekarang masih sedang dalam penerbitan. I love you.
Hari ini ada "another house warming". Kali ini persertanya "quite" internasional. Meski begitu, masakannya tetap sama: Sate dan lawar serta nasi kuning Andalan. Yang datang ada 8 orang dan jadinya 9 sama tuan rumah :)
Dari foto ini bisa dilihat ada 8 orang karena 1 orang belum datang ketika foto diambil. Dari kiri ke kanan: Amelia (Malaysia), Andi (Indonesia), Martha (Indonesia), Daisuke (Jepang), Michael (Filipina), Mary An (Filipina), Jane (Kenya), dan Kresno (Indonesia). Mau tahu seperti apa menunya, silahkan simak foto berikut :)

Agenda kita dalam rangka libur ester tahun ini adalah “nangkil” (red-berkunjung) ke Pura di gunung Salak, ke arah Bogor sekitar 2 jam perjalanan dari Bekasi. Bersama keluarga Uwak Adek di Tangerang kami berangkat, namun sayang papa gak bisa ikut karena harus menunaikan tugas yang gak kalah mulia (manusa yadnya, alias key person di arisan, no one can hand over hehehe). Anyway, kita semua happy, anak2 juga happy…. Nih beberapa foto yang sempet diabadikan.


Kembali ke topik semula,








