Saturday, May 06, 2006

Lita bertemu keluarga di Jakarta pertama

Sepulang dari Bali, Lita langsung ke Jakarta bersama mbah dan Ibu. Keluarga di Jakarta sudah kangen penasaran buat ketemu Putu Ambalita. Namun sayang ayah Lita gak bisa ikut karena sudah masuk kantor. Beberapa foto berikut sempet diabadikan.


Pertama kali Lita digundul di Bekasi, 11 Mei 2006. Tukang cukur dengan sigap memangkas habis kepala Lita. Ibu gak berani cukurin sendiri nih....
 Posted by Picasa


Lita berpose di atas motor kak Linus... gagah ya... Posted by Picasa


Akhir pekan sempet berkumpul bersama seluruh keluarga. Wah rame banget.... Posted by Picasa


Kak Linus sayang banget ama Lita.... pingin adek cewek Pi... (panggilan buat Papi) Posted by Picasa


Sempet adakan festival menyusui antara ibu dan mek mang :) Posted by Picasa


Sayang sekali ayah gak bisa ikut kumpul... emang ada susahnya punya ayah orang penting hehe....
 Posted by Picasa

Sayang sekali Ibu ama Lita telah melewatkan Ulang tahun ayah.... ehh malah ayah sempet sakit lho... menahan kangen ma ibu kali ye...

Thursday, April 27, 2006

Melaspas Rumah

Hari ini kita melaspas rumah, yaitu upacara untuk melakukan pembersihan dan syukuran agar rumah siap ditempati. Bapak sama Ibu datang dari Bali selama setengah hari (pagi datang, sore sudah balik lagi). Banten disiapkan oleh Ibu Dayu dan upacara dipimpin oleh Pak Wasi Akhir. Upacara berjalan khidmat dan lancar. Semoga rumah baru ini benar-benar menjadi pelabuhan yang tenang bagi keluarga kami.

[foto akan dipajang nanti]


melaspas Posted by Picasa

Thursday, April 20, 2006

Suasana Jogja...

Tanggal 20 April kita sekeluarga bertolak ke Jogja setelah cukup puas liburan di Bali. Penerbangan ke Jogja sekarang murang sekali, harga tiket 148 ribu per orang naik Lion Air. Lebih murah dari naik bus lo...

Seperti legenda, suasana Jogja memang masih bersahabat. Ramai kaki lima menjajakan sajian khas berselera.


Kepulangan ke Jogja kali ini, benar-benar pulang karena memamng pulang ke rumah sendiri. Walaupun kecil mungil dan tidak mewah, rumah ini adalah hasil jerih payah kami. Astungkara, Hyang Widhi.

Monday, April 10, 2006

Otonan

Apa sih otonan itu?
Otonan adalah salah satu "birthday" yang dianut oleh umat Hindu, terutama di Bali saat ini. Perhitungan satu oton sama dengan 210 hari. Ini adalah pertemuan beberapa basis perhitungan waktu yaitu basis lima (panca wara), basis tujuh (sapta wara), dan basis tujuh kali 30 (wuku).

Lita otonan tanggal 10 April 2006 ketika berumur tepat 210 hari. Suasana pagi saat otonan agak muram karena Lita belum keluar dari rumah sakit. Semua orang berharap-harap cemas, khawatir kalau-kalau Lita tidak bisa mengikuti upacara.

Beruntung, dokter yang menangani Lita mengerti situasinya. Dengan mengisi formulir pengeluaran paksa, akhirnya Lita diijinkan pulang sekitar jam 9 pagi, sementara upacara dimulai jam 10 pagi. Lita sebenarnya masih lemah dan belum pulih kondisinya. Waktu pulang dari rumah sakit, Lita masih muntah di mobil :(

Keajaiban terjadi, Lita nampak sehat sampai di rumah dan bisa mengikuti upacara sampai akhir dengan ceria. Hyang Widhi tahu yang terbaik untuk umatnya. [kapan-kapan, fotonya akan dipajang di sini]


injaktanah Posted by Picasa


ninik Posted by Picasa


otonan Posted by Picasa


cengblong Posted by Picasa

Sunday, April 09, 2006

Sakit Pertama

Selama hampir 7 bulan di Sydney sejak lahir, Lita sekalipun belum pernah sakit. Jangankan sakit parah, pilek saja tidak pernah. Jangan heran kalau ayah ibunya bahkan tidak tahu bagaimana cara nyuapi sirup atau obat lainnya.

Sejarah terjadi pada tanggal 9 April 2006. Lita muntah berlebih setiap kali diberi makan dan akhirnya perlu dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat. Suasana seluruh rumah tegang. Kekhawatiran nampak jelas pada wajah setiap orang: ayahnya, ibunya (apalagi), pekak, ninik, pokoknya semuanya. Lita mengalami lemas seluruh tubuh dan tidak bisa bergerak. Satu-satunya tindakan untuk mengatasi adalah dengan infus. Sedih sekali rasanya menyaksikan tubuh kecilnya lemas terkulai dengan selang infus di kakinya.

Keadaan bertambah runyam karena Lita harus menjalani upacara tanggal 10 April 2006. Upacara "ngetelunin" dan "otonan" yang sudah dipersiapkan bahkan sejak 2 bulan sebelumnya. Begitulah, cobaan memang datang kapan saja tanpa permisi tanpa mohon ijin.

Wednesday, April 05, 2006

Nyamuk Nakal

Hal pertama yang paling berkesan selama di Indonesia adalah NYAMUK!!!
Wajahnya Lita digigit nyamuk dan meninggalkan bekas hitam yang merusak kemulusan dan kecantikannya. Kasihan Lita... Mungkin ini terjadi karena Lita tdk cukup imun dengan nyamuk Indonesia yang ganas :)

Saturday, April 01, 2006

Indonesia

Akhirnya sampai di tanah air dengan selamat. Hari ini adalah kali pertama Lita menginjakkan kaki (belum menginjakkan kaki sih, karena belum bisa jalan) di tanah air tercinta: INDONESIA. Sore ini suasana bandara Ngurah Rai, seperti biasa, agak panas dan lembab sehingga mengundang keringat. Lita nampak tidak terlalu terganggu karena baru saja turun hujan sehingga suasana lumayan segar walaupun panas.

Yang menjemput Lita adalah Ninik (Nenek), Bu Iluh dan Om Upik. Ninik nampak sangat tegang menunggu kehadiran cucu kesayangannya he..he..
Singkat cerita, kita meluncur ke kampung di Tabanan dan tentunya semua orang sudah menunggu dengan harap-harap cemas. Gimana sih tampang Lita yang bule itu he..he.. [bule karena lahir di LN katanya he..he..]

Suasana kampung berubah semarak karena hampir semua orang memberi sambutan. Mereka menyapa dengan ramah layaknya orang desa, bertanya tidak henti-henti dan menggendong Lita secara bergantian. Suasanya sangat meriah.... Senang rasanya kembali ke kampung halamanan.

Thursday, March 23, 2006

Tuesday, March 14, 2006

Lita Ditindik on 6th months old

Hari ini sangat bersejarah buat Lita. Hari ini Lita ditindik setelah berumur 6 bulan. Di Sydney memang ada aturan, bayi disarankan ditindik setelah umur 6 bulan. Proses tindiknya menggunakan penembak otomatis dan antingnya langsung ditembakkan untuk melubangi telinga.


Lita dipegang ayahnya sesaat sebelum ditindik. Petugas di apotik East Garden sedang membersihkan daun telinga Lita dengan alkohol


Lihat tuh di telinga kanannya, kelihatan antingnya kan? :)


Friday, March 10, 2006

Bulu Tangkis

Kita merambah dunia olahraga yang lebih beragam, terutama saat-saat menjelang pulang. Sekarang, di samping renang, dan golf1, bulu tangkis menjadi salah satu pilihan favorit. Berbulu tangkis ria setiap weekend2 menjadi acara rutin sejak beberapa bulan lalu (ya bilang aja gitu, padahal sebenernya baru 2 kali sih).


Ini adalah tim bulu tangkis handalan kita, dari kiri ke kanan: (belakang) Asti+Lita, Putu, Wulan+Nirtan (depan) Andi, Ode+Krisna, Bli Sutil, Bli Sujata.

Terlihat jelas dalam gambar:
1. Bapak yang bertanggung jawab
2. Ibu yang merasa "bajang" (baca: single)
3. Bapak yang atletis dan sporty
4. Ibu yang sayang anak
5. Pemuda tampan yang masih "available"

Silahkan Anda tentukan sendiri pilihan Anda :))

Salam bulu tangkis

Footnotes (terbiasa nulis tesis, jadi harus pakai footnotes)
1 kalau yang ini sudah rada-raga bosen, soalnya cuma gitu-gitu aja sih
2 hari jumat sore, sudah kita hitung sebagai weekend, hingga minggu jam 00 am

Monday, March 06, 2006

Packing

Hari kepulangan semakin dekat nih :(
Suasana sehari-hari mulai dipenuhi persiapan mudik. Packing salah satunya yang sudah harus selesai dilakukan tanggal 7 Maret karena semua barang harus dikirim. Hari ini, packing sdh 96 persen selesai dan tinggal ngurus surat ke konjen (minta cap, biasa lah sebagai PNS memang banyak administrasi yang harus dilakukan he.he..)

Lihat nih barangnya :)




Tentu saja ini tidak sebarapa dibandingkan teman lain. Ada yang 20 kardus, ada yang bahkan hampir 30 kardus. Kita cuma 16 kardus, itupun nggak berat-berat. Memang kilihatan yang suka belanja sama yang nggak (baca: yang punya duit sama yang nggak punya)

Anyway, satu persatu terselesaikan.. hari bresejarah itu akan tiba dalam 22 hari :(

Saturday, March 04, 2006

Menjelang Pulang

Wah, ternyata ayahnya Lita lama sekali nggak pernag ngeblog :( Alasan utamanya sih karena sedang menyelesaikan thesis, tapi sebenarnya karena males saja dan kurang disiplin dengan waktu. Atau karena stress mau pulang ya?

Oh ya, tidak terasa (sebenarnya terasa juga sih), sebentar lagi kami mau pulang ke tanah air. Ada perasaan senang luar biasa karena akan berkumpul lagi dengan keluarga besar, tapi juga sedik karena akan berpisah dengan teman-teman semua di Sydney :(

Anyway, hidup memang harus begitu barangkali. Datang dan pergi untuk sebuah cita-cita (Trisma banget sih).

Karena lama tidak ngeblog, kali ini mau cerita agak panjang nih. Ada beberapa kegiatan yang terlewatkan dan belum didokumentasi di blog. Berikut foto dan ceritanya.


Baju baru

Hari Minggu tanggal Februari 2006, kita pergi ke Maroubra Beach untuk Banyu Penaruh. Banyu Penaruh adalah tradis mandi ke laut atau sumber air, sehari setelah hari raya Saraswati. Kalau di Tabanan, biasanya orang-orang mandi di pancuran. Wah segarnya. Di Sydney jelas tidak pancoran seperti di Tabanan, jadi ya ke pantai aja.

Sayang sekali saat kita sampai di pantai, ada shark warning. Menurut petugas pengaman pantai, disinyalir ada hiu yang terlihat di kejauhan. Semua orang yang berenang di pantai diminta menghentikan aktivitasnya dan kembali ke tepi. Akibatnya, kita nggak jadi mandi di pantai. Kangoang kita olah raga volley anak-anak di pantai dan rujakan. Untung kita sedia makanan dari rumah. Ini foto Lita dengan baju barunya. Cantik ya?


Tante Lidia

Malamnya Lita, ayah dan ibunya diundang oleh Tante Lidia untuk makan malam di apartemennya di Kingsford. Tante Lidia mau berangkat ke Canada Bulan Juni untuk menunaikan kewajian kemanusiaan yang mungkin tidak etis kalau dishare di blog. Kalau mau tahu, silahkan tanya sendiri orangnya ya :) Lita senang sekali dimomong sama Tante Lidia.


Ayah dan anak

Lita punya kebiasaan yang sangat unik dan (mudah-mudahan) baik. Dia senang sekali menyimak kalau ayahnya sedang cerita atau menjelaskan sesuatu. Lita bisa tahan menatap ayahnya berlama-lama seakan mengerti apa yang dijelaskan, padahan topiknya selalu berat dan dewasa :))


Duduk sendiri

Lita sekarang sudah semakin berani duduk sendiri. Tapi belum bisa bangun sendiri sih, masih harus didudukkan dulu terus dilepas. Lumayan dia bertahan lama dan tidak takut sama sekali. Di kasur sudah tumbang berkali-kali tapi tidak pernah trauma. Good girl!


Pantai Coogee

Setelah gagal ber-banyu penaruh minggu lalu di Maroubra Beach, kini saatnya membayar kergian itu. Rombongan weekend (Ode, Putu, Krisna, Bli Sutil, Wulan, Nirtan) kali ini meluncur ke Coogee untuk mandi di laut. Ayahnya Lita dan papanya Nirtan sempat bermain gelombang. Fun juga. Sayangnya kemudian ada blue bottle (semacam ubur-ubur) yang banyak terdampar dan dinilai membahayakan pengujung. Akhirnya mandipun harus dihentikan.


botol

Lita kini mulai fasih pegang botol sendiri. Sebenarnya sudah agak lama sih tapi baru kali ini disadari bahwa Lita bisa mengarahkan ke mulutnya dan minum walaupun belum sempurna betul.


Dua bayi

Lita dan Nirtan kini suka main berdua. Andaikan mreka tahu kalau mereka sudah dijodohkan he..he..he..

Monday, February 20, 2006

Lita is five months old

Dibulan kelima ini, Lita mengadakan perjalanan ke wolonggong bersama kak Krisna dan kak Neo...


Gagal ke Nan Tien Temple karena udah kesorean... Posted by Picasa


Akhirnya ke wolonggong beach... tapi anginnya "barat" sekali, jadi gak lama2 disana :( Posted by Picasa


Perjalanan yg jauh... Neo dan Lita nangis bareng... akhirnya istirahat buat "download" ASI Posted by Picasa


Kemampuan Lita bertambah, Lita udah bisa duduk tanpa ditopang lagi... Posted by Picasa


pake rok baru lho... Posted by Picasa


Kemampuan baru yg lain, Lita udah bisa mukul2 meja... Posted by Picasa


Lalu Lita juga udah bisa "pupu" sendiri(ditatur: Jawa-red) Posted by Picasa


Lita udah bisa guling2, ketahuan waktu bangun tidur kejepit diantara kasur dan cotnya... hikks... maafin ibu ya... Posted by Picasa


Lita klo maem duduk dikursi ini...  Posted by Picasa


bobonya udah muter2 dan tengkurep... ngabisin space tidur ayahnya...hikks... Posted by Picasa